AbstrakGlobalisasi mendorong pertumbuhan penduduk dan ekonomi, meningkatkan permintaan energi namun mengurangi ketersediaan bahan bakar fosil. Solusinya adalah energi alternatif, seperti biobriket dari limbah organik seperti sekam padi dan cangkang kelapa sawit. Penelitian ini menguji formulasi briket arang dari campuran sekam padi dan cangkang kelapa sawit dengan variasi perekat tepung tapioka. Proses uji dilakukan dengan mencakup pengeringan, pengarangan, penumbukan, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan, dengan pengujian kadar air, abu, zat menguap, densitas, dan laju pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar air (15.91-40.63%) dan kadar abu (51.35-64.71%) dari seluruh sampel tidak memenuhi SNI 01-6235-2000. Namun, kadar zat menguap (6.90-14.78%) dan densitas (1.25-1.83 g/cm³) memenuhi standar. Nilai kalor tertinggi (5242.76 cal/g) diperoleh pada briket 100% sekam padi. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa limbah biomassa dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku briket yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2025