Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan apakah penerapan model pembelajaran problem solving memberikan peningkatan signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas XII. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas XII SMK Swasta IT Aisyiyah Sumatera Utara. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (Sig. < 0,05), sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (Asymp. Sig. = 0,000), dengan peningkatan rata-rata skor dari 70,00 menjadi 86,50. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem solving berkontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar PAI siswa
Copyrights © 2025