Balita merupakan kelompok yang rawan gizi serta mudah menderita kelainan gizi karena kekurangan makanan yang dibutuhkan. Pemantuan tumbuh kembang balita dilakukan secara berkala untuk mendeteksi satatus nutrisi. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan dengan pengukuran berat badan. Jika berat badan tidak sesuai dengan umur maka akan muncul beberapa masalah pada status nutrisi dan berakibat pada tumbuh kembang balita. Tujunan penelitian adalah menganalisis hubungan rutinitas kunjungan posyandu dengan berat badan balita di dusun Krapak, Kecamatan Mojokrapak, Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini adalah kualitattif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling sejumlah 44 responden. Uji statistic yang digunakan adalah uji spearman’s rho p<0.05. Hasil penelitian sebagian besar kunjungan posyandu rutin yaitu 41 responde (93,2%), sebagian besar berat badan balita normal yaitu 31 responden (70,5%), ada hubungan rutinitas kunjungan dengan berat badan balita di Dusun Krapak, Kecamatan Mojokrapak, Kabupaten Jombang dengan nilai p = 0,003
Copyrights © 2025