Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya. Penurunan kualitas hidup pasien stroke dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, lama menderita stroke, dan tingkat depresi dengan kualitas hidup pasien stroke Di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan uji chi square. Populasi penelitian adalah pasien stroke sebanyak 351 orang, dengan sampel 87 responden yang diambil secara purposive sampling dari poli saraf dan ruang rawat inap Melati. Penelitian dilaksanakan pada 17–26 Juli 2025. Instrumen yang digunakan adalah Stroke Specific Quality of Life (SSQOL) untuk mengukur kualitas hidup dan Beck Depression Inventory (BDI) untuk mengukur tingkat depresi. Hasil penelitian menunjukkan dua faktor yang berhubungan signifikan dengan kualitas hidup pasien stroke, yaitu usia (p = 0,000 ≤ α) dan tingkat depresi (p = 0,000 ≤ α). Sementara itu, lama menderita stroke tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,081 ≥ α). Disarankan agar pasien stroke meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam melakukan perawatan mandiri serta mengembangkan aktivitas yang mendukung peningkatan kualitas hidup. Kualitas hidup, lama menderita, stroke.
Copyrights © 2026