Penelitian ini dilakukan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Kupang, yang berlokasi di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan ukuran sampel sebanyak 54 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling non-probabilitas, khususnya sampling jenuh, atau yang sering disebut sebagai sampling total. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan pertanyaan tertutup dan skala Likert dari 1–5. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27.0. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan hasil uji parsial menggunakan uji t menunjukkan bahwa implementasi peran Teknologi Informasi memiliki pengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan daerah, dan Internal Audit juga memiliki pengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Uji simultan menunjukkan bahwa variabel Implementasi Teknologi Informasi dan Internal Audit secara bersama-sama memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap Kualitas Laporan Keuangan
Copyrights © 2025