Artikel ini bermaksud meneliti dan membandingkan penggunaan katakata dalam Perjamuan Terakhir, yaitu “mengucap syukur†(to give thanks) dan “memberkati†(berakah) yang mempunyai akar Yahudi kuat. Penelitian dilaksanakan dengan mengamati kisah-kisah yang berkaitan dengan Perjamuan Terakhir, baik yang terdapat dalam Kitab Suci maupun dalam dokumen-dokumen liturgi yang berasal dari berbagai sumber dan periode.
Copyrights © 2014