Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa dengan tingkat kekambuhan tinggi yang berdampak pada produktivitas dan kemandirian. Dukungan keluarga dan masyarakat berperan penting dalam mencegah kekambuhan serta meningkatkan aktivitas pasien, sehingga diperlukan intervensi berbasis masyarakat untuk memperkuat sistem dukungan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).Metode: Metode pengabdian kepada Masyarakat jenis survey dan edukasi kepada Kader, Keluarga dan Tetangga (K2T). Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan di Desa Darma Kuningan. Sasaran yaitu Kader, Keluarga dan Tetangga ODGJ sebanyak 42 orang. Instrumen adalah kuesioner RASP, Pengetahuan, Ceklist ADL dan PMO. Analisis data menggunakan pre-post test design menggunakan uji statistik deskriptif.Hasil: Pada ODGJ, rata-rata tingkat kekambuhan menurun dari 14,22 menjadi 13,17, sedangkan kemandirian aktivitas sehari-hari (ADL) meningkat dari 44,72 menjadi 47,22.Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi, psikoedukasi, dan dukungan sosial berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, menekan kekambuhan, serta meningkatkan kemandirian ODGJ di masyarakat.
Copyrights © 2025