Latar Belakang: Apendiktomi adalah prosedur pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat usus buntu yang terinfeksi akibat apendisitis. Pasien pasca operasi apendiktomi sering mengalami nyeri yang cukup signifikan, yang dapat mengganggu proses pemulihan mereka. Penelitian ini berfokus pada pemberian terapi Virtual Reality (VR) untuk mengurangi skala nyeri pada pasien pasca operasi apendiktomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian VR terhadap skala nyeri pada pasien post-apendiktomi di RSUD Kabupaten Karanganyar.Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre–eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel berjumlah 38 pasien yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Intervensi VR diberikan selama 10–15 menit, dan pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah intervensi.Hasil: Nyeri sebelum pemberian VR memiliki rata-rata 5,16, sementara setelah pemberian VR rata-rata menjadi 4,24. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara pemberian VR terhadap penurunan skala nyeri pasien post-apendiktomi.Kesimpulan: Terapi Virtual Reality terbukti efektif sebagai alternatif manajemen nyeri nonfarmakologis pada pasien pasca apendiktomi dan dapat dipertimbangkan untuk diterapkan dalam praktik klinis rutin.
Copyrights © 2025