Perkembangan teknologi digital telah mendorong penggunaan aplikasi dompet digital seperti GoPay di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness terhadap Behavioral Intention dalam penggunaan GoPay, dengan Attitude Towards sebagai variabel mediasi, menggunakan model Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada pengguna aktif GoPay di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap Attitude Towards, yang kemudian mempengaruhi Behavioral Intention dalam penggunaan GoPay. Selain itu, Attitude Towards juga memediasi hubungan antara Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness dengan Behavioral Intention. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembang aplikasi dompet digital untuk meningkatkan kemudahan penggunaan dan manfaat yang dirasakan pengguna, guna mendorong intensi penggunaan yang lebih tinggi.
Copyrights © 2025