Audit delay merupakan isu penting dalam pelaporan keuangan perusahaan terbuka karena dapat menurunkan kredibilitas informasi dan menimbulkan sanksi dari regulator. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan institusional, auditor switching, financial distress, dan audit complexity terhadap audit delay pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi logistik terhadap 228 data observasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya auditor switching yang berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Sementara itu, kepemilikan institusional, financial distress, dan audit complexity tidak berpengaruh signifikan.
Copyrights © 2025