Seni mural dipilih sebagai sarana komunikasi visual yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral, sosial, dan budaya kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa mural tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika yang memperindah lingkungan jorong, tetapi juga menjadi media edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu penting seperti kebersihan lingkungan, pelestarian budaya, dan nilai kebersamaan. Partisipasi masyarakat dalam proses pembuatan mural turut memperkuat rasa memiliki dan kepedulian sosial. Mural di Jorong Koto Panjang menjadi representasi kreativitas lokal yang menggabungkan nilai seni dengan pesan edukatif, sehingga mampu menciptakan ruang publik yang inklusif dan inspiratif. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan seni mural dapat dijadikan model pengembangan media pembelajaran nonformal berbasis komunitas sekaligus meningkatkan nilai estetika ruang publik di pejorongan.
Copyrights © 2026