Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersediaan bahan ajar berorientasi bencana kelas V di SD Negeri 01 Donowangun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kelayakan dan keefektifan e-modul berorientasi mitigasi bencana terhadap kemampuan kesiapsiagaan peserta didik kelas V. Subyek dalam penelitian ini adalah guru kelas V Kecamatan Talun, serta 22 siswa kelas V SD Negeri 01 Donowangun Talun. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif untuk menjawab rumusan masalah ketersediaan e-modul di sekolah dasar, serta metode penelitian menggunakan model pengembangan atau Research and Development (RnD) Dick and Carey untuk menjelaskan tahapan pengembangan produk. Hasil penelitian berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan ketersediaan e-modul di tiga sekolah dasar dari Kecamatan Talun belum menggunakan bahan ajar e-modul (modul elektronik). Penggunaan media pembelajaran berbantu elektronik tidak optimal. Serta belum terdapat guru yang mengembangkan bahan ajar alternatif e-modul di kelas V. Penggunaan e-modul berorientasi mitigasi bencana dalam pembelajaran dapat meningkatkan pengetahuan mitigasi bencana peserta didik kelas V. Melalui uji peningkatan rata-rata (N-gain) diketahui bahwa peningkatan rata-rata (Gain) data tes awal dan tes akhir sebesar 0,710 dan tergolong dalam kriteria tinggi. Perbedaan antara rata-rata nilai tes awal dengan tes akhir adalah 31. Peningkatan rata-rata menunjukkan bahwa e-modul berorientasi mitigasi bencana efektif digunakan.
Copyrights © 2026