Latar belakang: Ulkus kronis pada ekstremitas bawah salah satunya yaitu ulkus venosum. Ulkus venosum didefinisikan sebagai lesi terbuka antara sendi lutut dan pergelangan kaki yang terjadi karena penyakit vena. Tantangan dalam mengobati VLU adalah kekambuhan yang sering terjadi maka terapi luka tingkat lanjut harus dipertimbangkan. Platelet rich plasma (PRP) sebagai terapi adjuvan pengobatan ulkus venosum dan menunjukkan hasil yang menjanjikan. Kasus: Seorang laki-laki berusia 55 tahun dengan keluhan luka yang sulit sembuh sejak dua tahun yang lalu. Pemeriksaan status dermatovenereologi pada regio ekstremitas inferior desktra nampak ulkus multipel dengan ukuran terbesar 9 cm x 5 cm x 0.5 cm, dengan dasar eritem dan serum tanpa disertai pus, nekrosis, nekrotik dan darah. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan obesitas derajat II dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) 44,29. Pasien diberikan terapi Platelet Rich Plasma (PRP) setiap tujuh hari, Kompres luka dengan cairan NaCl 0,9% selama 10 menit dilanjutkan dengan mupirosin 2% salep dan ditutup dengan menggunakan plester hidrokoloid yang dilakukan per 24 jam. Evaluasi pada minggu ke-6 terapi PRP, pasien menunjukkan adanya perbaikan klinis pada luka. Diskusi: Kandungan PRP terdiri dari banyak faktor pertumbuhan untuk mempercepat penyembuhan luka dan angiogenesis. Trombosit mengandung faktor pertumbuhan yang memicu efek biologis yang merupakan kunci dalam proses perbaikan dan regenerasi jaringan.
Copyrights © 2025