Hipertensi merupakan penyakit kelainan pada jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2023 menunjukkan prevalensi hipertensi di Indonesia menunjukkan 34,1% dari penduduk dewasa mengalami hipertensi. Berdasarkan data rekapitulasi 10 penyakit terbanyak di Puskesmas Rejosari tahun 2024, diketahui bahwa hipertensi merupakan peringkat tertinggi dengan kasus terbanyak yang tercatat sebesar 844 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengendalian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Adapun jumlah sampel diambil dari keseluruhan jumlah populasi yaitu sebanyak 80 responden (accidental sampling). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariate mengunakan uji chi-square . Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki perilaku yang tidak mengendalikan hipertensi sebanyak 53,7% dan mengendalikan hipertensi sebanyak 46,3%. analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan (P-value = 0,030), sosial ekonomi (p-value = 0,017), pelayanan kesehatan (p-value = 0,031), dukungan keluarga dan lingkungan sekitar (p-value = 0,031) dengan pengendalian hipertensi. Disarankan agar pasien hipertensi rutin memeriksakan tekanan darah, memanfaatkan layanan seperti Posbindu atau Prolanis, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memperoleh pengobatan dan edukasi yang sesuai kemampuan. Pasien juga dianjurkan melibatkan keluarga dalam pengingat minum obat, penyediaan makanan sehat, dan pembentukan aktifitas fisik yang teratur
Copyrights © 2025