Usaha jahit merupakan subsektor agribisnis non-pangan yang berfungsi mengolah kreativitas lokal menjadi produk sandang bernilai ekonomi. Di Pasar Tradisional Wairkoja, usaha jahit berkembang sebagai mata pencaharian masyarakat dan bagian dari ekonomi kreatif lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan produk jahit dengan pendekatan kreativitas lokal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat perkembangan usaha jahit di pasar tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan produk jahit dapat dilakukan melalui inovasi desain berbasis budaya lokal, peningkatan kualitas bahan dan produksi, diversifikasi produk, branding lokal, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Dukungan dari pemerintah daerah, penyuluh UMKM, komunitas penjahit, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memperkuat daya saing usaha jahit di Wairkoja.
Copyrights © 2025