Bagaimana komunitas kristiani yang lahir dari peristiwa kebangkitan Kristus, dari masa ke masa tetap setia pada pengalaman dasarnya itu? Bagaimana dijelaskan dinamika internalnya sebagai pendengar Sabda Allah dan sekaligus sebuah komunitas historis yang mengalami perubahan? Komunitas kristiani dari masa ke masa mewartakan kabar gembira Yesus Kristus yang menyelamatkan dan berkembang dengan aneka macam tradisi yang sebagian lebih menekankan ciri kelembagaannya, kharisma para pemimpinnya atau pun kepatuhan kepada Roh Kudus atau Sabda Allah saja. Tulisan ini ingin mengulas pengalaman dasar dan dinamika komunitas para murid Yesus ini terutama sebagai pendengar Sabda, serta sarana-sarana organisatoris bagi pelestariannya seperti ajaran dan perayaan iman serta kuasa mengajar.
Copyrights © 2015