Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan sumber daya manusia di Departemen Engineering pada perusahaan manufaktur, dengan fokus pada empat indikator kunci yaitu pelatihan, kegiatan non-pelatihan, promosi, dan motivasi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan survei awal terhadap 30 karyawan Engineering. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan SDM di departemen engineering belum maksimal. Sebanyak 17% karyawan menganggap pelatihan tidak selalu cocok dengan kebutuhan teknis, sementara 30% menyatakan kegiatan non-pelatihan tidak dilakukan secara rutin. Lebih lanjut, 37% karyawan merasa peluang promosi kurang jelas, dan 43% menilai prosesnya tidak transparan. Motivasi kerja juga tidak merata akibat kurangnya penghargaan dan umpan balik yang konsisten. Masalah tambahan meliputi penilaian matriks keterampilan yang dilakukan secara mandiri, sehingga mengurangi objektivitas kemampuan teknis karyawan. Penelitian ini merekomendasikan strategi pengembangan SDM melalui perencanaan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan, pelaksanaan kegiatan non-pelatihan yang terorganisir, pembentukan jalur karier yang transparan, serta penerapan evaluasi kompetensi menggunakan sistem HRIS dan penilaian 360 derajat. Temuan ini berkontribusi pada penguatan kebijakan pengembangan SDM di perusahaan manufaktur.
Copyrights © 2025