Kader Posyandu merupakan ujung tombak yang diharapkan dapat mencapai tujuan utama Posyandu, yaitu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Agar tujuan ini tercapai, kader harus memiliki 25 keterampilan dasar yang memadai, termasuk pengukuran antropometri yang akurat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan antropometri yang mencakup 25 keterampilan dasar pada kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kelurahan Sungai Besar, Kabupaten Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah pelatihan (ceramah, diskusi, dan praktik langsung) yang dilaksanakan selama 3 hari. Sasaran kegiatan ini adalah 65 orang kader dari lima Posyandu (Permata, Mekar Sari, Griya Kartika, Merah Jingga, dan Kelapa Sawit). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan kader dari 68,5 (sebelum pelatihan) menjadi 85,2 (setelah pelatihan) serta peningkatan keterampilan praktik pengukuran. Peningkatan signifikan ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kapasitas kader untuk menyelenggarakan layanan Posyandu ILP.
Copyrights © 2025