Peningkatan kualitas pembelajaran matematika sangat ditentukan oleh kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning yang menekankan pemahaman konseptual, penalaran kritis, dan keterkaitan makna dalam proses belajar. Namun, pada praktiknya masih ditemukan guru yang menerapkan pembelajaran secara prosedural dan berorientasi pada hafalan, sehingga potensi deep learning belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kompetensi pedagogik guru dalam mengimplementasikan deep learning di sekolah, khususnya pada pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Subjek penelitian adalah guru matematika di sekolah menengah yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui angket kompetensi pedagogik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan dokumentasi perangkat ajar. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji perbedaan peningkatan kompetensi pedagogik guru sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kompetensi pedagogik guru yang signifikan pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran bermakna, serta evaluasi pembelajaran berbasis deep learning. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi deep learning secara sistematis mampu meningkatkan kualitas kompetensi pedagogik guru matematika. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan profesional guru serta perbaikan praktik pembelajaran matematika yang berorientasi pada pemahaman mendalam dan pembelajaran bermakna.
Copyrights © 2025