Pembangunan ekonomi merupakan instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat dan menjadi fokus penting dalam perumusan kebijakan publik. Dalam menghadapi tantangan ketimpangan ekonomi dan keterbatasan pendekatan konvensional, ekonomi makro Islam muncul sebagai alternatif yang menawarkan prinsip keadilan, keseimbangan, dan tanggung jawab sosial. Meskipun demikian, pemanfaatan ekonomi makro Islam sebagai instrumen kebijakan publik masih didominasi oleh kajian normatif dan belum banyak dikaji pada aspek implementatif. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi makro Islam sebagai instrumen kebijakan publik dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat serta mengidentifikasi kesenjangan antara konsep dan praktik kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik yang relevan dengan ekonomi makro Islam, kebijakan publik, dan kesejahteraan sosial. Data dianalisis secara kualitatif melalui pendekatan deskriptif-analitis dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi makro Islam memiliki potensi besar untuk mendukung kebijakan publik yang berorientasi pada kesejahteraan sosial, terutama melalui prinsip keadilan distributif dan peran aktif negara. Namun, ditemukan adanya kesenjangan signifikan pada aspek operasional dan mekanisme implementasi dalam kebijakan fiskal dan moneter. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan dimensi implementatif ekonomi makro Islam menjadi kunci untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian ekonomi Islam dengan menempatkan ekonomi makro Islam sebagai kerangka kebijakan publik yang aplikatif dan berorientasi pada kesejahteraan sosial berkelanjutan.
Copyrights © 2025