Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Fuel Terminal (FT) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memerlukan efisiensi tinggi dalam aspek rute, waktu tempuh, dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Transportation Management System (TMS) yang terintegrasi dengan metode Saving Matrix guna mengoptimalkan distribusi BBM di FT X. Dengan pendekatan kuantitatif, data demand SPBU, kapasitas mobil tangki, kelas jalan, dan jarak distribusi dianalisis menggunakan algoritma Saving Matrix dan Network Vehicle Routing Problem (NVRP) untuk menyusun rute multi-drop yang efisien. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem TMS mampu menurunkan total jarak distribusi menjadi 580 km, waktu tempuh menjadi 67 jam, dan biaya distribusi menjadi Rp 1.223.552. Sistem juga memungkinkan alokasi armada yang optimal sesuai kebutuhan SPBU. Dengan demikian, integrasi TMS dan Saving Matrix terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional distribusi BBM, serta dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur pemantauan real-time berbasis GPS dan IoT.
Copyrights © 2025