Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe II sebagai penyakit menahun menuntut upaya berkelanjutan yang berfokus pada pengendalian kadar glukosa darah serta kepatuhan pasien dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dalam konteks tersebut, dukungan keluarga muncul sebagai salah satu faktor eksternal yang memberikan kontribusi penting terhadap peningkatan kepatuhan kontrol, khususnya dalam bentuk dukungan instrumental. Riset ini diarahkan untuk menelaah hubungan antara dukungan instrumental keluarga dan tingkat kepatuhan pasien Diabetes Melitus Tipe II dalam menjalani kontrol kesehatan di Puskesmas Montong. Riset mengaplikasikan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain analitik korelasional dan metode cross sectional. Sampel riset terdiri atas 167 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan kuesioner Hensarling’s Diabetes Family Support Scale yang telah dimodifikasi untuk mengukur dukungan instrumental keluarga, serta lembar observasi untuk menilai kepatuhan pasien terhadap kontrol ulang. Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat dengan penerapan uji chi-square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil riset memperlihatkan bahwa sebagian besar responden memperoleh dukungan instrumental keluarga dalam kategori baik dan memperlihatkan tingkat kepatuhan kontrol yang tinggi. Hasil pengujian statistik memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan instrumental keluarga dan kepatuhan kontrol pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan nilai p sebesar 0,028. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dukungan instrumental keluarga memiliki peran strategis dalam meningkatkan kepatuhan pasien dan perlu diintegrasikan ke dalam intervensi keperawatan berbasis keluarga pada pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2025