Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelebihan dan kelemahan pengolahan rendang sebagai daya tarik wisata di Desa Rendang Kota Payakumbuh, selain itu untuk menganalisi peluang dan ancaman pengolahan rendang sebagai daya tarik wisata di Desa Rendang Kota Payakumbuh, dan untuk menganalisis strategi terbaik dalam pengembangan pengolahan rendang sebagai daya tarik wisata di Desa Rendang Kota Payakumbuh menggunakan Analisis SWOT. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan studi kasus pada Kampung Rendang Kota Payakumbuh dengan sampel responden sebanyak 15 pihak terkait. Hasil deskriptif didapatkan dari analisis dianalisis secara Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Anlisis Matrix IE (Internal External), Analisis SWOT, dan analisis pemilihan strategi dengan menggunakan perhitungan kuantitatif melalui QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian menunjukkan strategi prioritas paling utama ditujukan pada peningkatan upaya branding dan memperkuat diferensiasi produk untuk menghadapi persaingan dengan produk rendang lainnya di pasar. Fokus strategi ini tertuju pada keunggulan produk seperti variasi yang beragam, penggunaan bahan unik, dan kualitas rasa yang terjamin dapat membantu unit usaha membedakan dirinya dari pesaing. Prioritas strategi pertama pada pengembangan ini menunjukan nilai TAS dari QSPM terbesar yaitu (7,00) yang berarti strategi ini yang perlu dilakukan dalam jangka waktu yang dekat.
Copyrights © 2026