Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi pada usahatani pembenihan jagung hibrida di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 80 petani sebagai responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dan fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengukur tingkat efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketujuh variabel independen (luas lahan, benih, pupuk organik, pupuk urea, pupuk NPK, pestisida, dan tenaga kerja) berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung pembenihan. Secara parsial, lima variabel yaitu luas lahan, benih, pupuk organik, pupuk NPK, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan, sedangkan pupuk urea dan pestisida tidak berpengaruh signifikan. Analisis efisiensi menunjukkan bahwa semua variabel telah efisien secara teknis. Namun, dari aspek efisiensi alokatif, hanya pupuk urea yang mencapai tingkat efisien, sementara variabel lainnya masih belum efisien. Efisiensi ekonomi menunjukkan bahwa hanya tiga variabel (luas lahan, benih, dan pupuk urea) yang mencapai efisiensi sempurna, sedangkan empat variabel lainnya belum efisien dengan nilai. Hasil ini mengindikasikan perlunya optimalisasi alokasi input produksi untuk meningkatkan efisiensi ekonomi usahatani pembenihan jagung hibrida.
Copyrights © 2026