Budidaya terung putih masih rendah karena tantangan kesuburan tanah dan terbatasnya pengetahuan tentang praktik pemupukan yang optimal. Permasalahan utama kurangnya minat masyarakat untuk membudidayakan terung putih dikarenakan terung varietas kania ini masih belum tersebar di kalangan masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini dengan melakukan pengenalan cara menyajikan keunggulan serta manfaat dari tanaman terung putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi terung putih terhadap berbagai dosis pupuk NPK dan mikoriza. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) menggunakan 2 faktor perlakuan, yaitu perlakuan pertama dosis pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf dan perlakuan kedua dosis mikoriza terdiri dari 4 taraf perlakuan, sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan. Berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat di ambil kesimpulan pemberian dosis pupuk NPK 15 g/polybag memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung putih. pemberian dosis pupuk Mikoriza 15 g/polybag memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung putih. interaksi dosis pupuk NPK dengan dosis 15g/polybag dan dosis pupuk Mikoriza 15 g/polybag memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung putih.
Copyrights © 2025