Matematika adalah mata pelajaran penting dalam membentuk kemampuan berpikir logis dan sistematis. Salah satu materi dasar di SMP adalah bentuk aljabar yang menjadi fondasi untuk memahami matematika lanjutan. Berdasarkan wawancara dengan guru matematika kelas VIIE SMP Katolik St. Agustinus Adisucipto Kupang, diketahui bahwa meskipun materi bentuk aljabar telah diajarkan, masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan memahaminya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas VIIE dalam memahami bentuk aljabar menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa dengan tingkat kemampuan berbeda, yaitu tinggi (POS), sedang (ACE), dan rendah (OGB), yang dipilih berdasarkan nilai sumatif dan formatif. Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POS memahami konsep dasar tetapi kesulitan menerapkan prinsip aljabar dan menyelesaikan soal cerita. ACE juga memahami konsep, namun masih keliru dalam menggunakan prinsip dan memodelkan variabel. Sementara itu, OGB mengalami kesulitan paling berat karena tidak memahami konsep dasar dan menyalin pekerjaan temannya. Dapat disimpulkan bahwa seluruh subjek mengalami kesulitan pada aspek tertentu. Disarankan agar guru menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dan visual untuk meningkatkan pemahaman aljabar. Penelitian ini berkontribusi terhadap strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif di tingkat SMP.
Copyrights © 2025