Nyeri merupakan kondisi fisiologis yang pasti dialami ibu selama proses persalinan. Intensitas nyeri sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh kesiapan fisik maupun psikologis ibu. Upaya nonfarmakologis menjadi pilihan yang lebih aman, murah, dan efektif untuk menurunkan nyeri persalinan, termasuk teknik slow deep breathing. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tondomulyo dengan tujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara mengurangi nyeri punggung menjelang persalinan melalui teknik slow deep breathing. Metode kegiatan meliputi edukasi, ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Program dilaksanakan dalam empat tahap melalui kelas ibu hamil yang melibatkan bidan desa, kader, dan keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan serta keterampilan ibu hamil dalam melakukan teknik slow deep breathing. Berdasarkan analisis menggunakan uji Wilcoxon, terdapat perbedaan signifikan antara skor nyeri sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05), menunjukkan bahwa teknik slow deep breathing efektif menurunkan nyeri punggung. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui optimalisasi kelas ibu hamil sebagai upaya persiapan persalinan nyaman dan aman.
Copyrights © 2025