Pada era globalisasi dan perkembangan teknologi digital, penerapan E-Government menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini dengan tujuan menganalisis implementasi e-government, faktor pendukung, hambatan, serta dampaknya terhadap pelayanan administrasi kependudukan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori Smart Governance Cohen (2013) dan pengembangan e-government menurut kajian Harvard JFK School of Government (Indrajit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disdukcapil Kota Palangka Raya telah mengimplementasikan e-government melalui kebijakan berbasis transparansi, keterbukaan data, dan pemanfaatan teknologi informasi. Penerapan ini memberikan manfaat nyata berupa peningkatan efektivitas layanan dan aksesibilitas bagi masyarakat. Namun demikian, keterbatasan infrastruktur sistem dan kapasitas teknologi masih menjadi kendala utama dalam optimalisasi pelayanan publik. Kesimpulannya, penerapan e-government di Disdukcapil Kota Palangka Raya telah mendorong transformasi pelayanan publik menuju tata kelola yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel, meski membutuhkan penguatan infrastruktur serta peningkatan kapasitas aparatur.
Copyrights © 2025