Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kegiatan bermain plastisin dapat meningkatkan kemampuan berpikir anak usia dini. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi selama proses kegiatan. Kegiatan bermain plastisin diberikan melalui berbagai aktivitas, seperti membentuk, menekan, menggulung, dan mencetak sesuai imajinasi anak. Temuan penelitian menunjukkan adanya perkembangan kemampuan berpikir anak, terutama pada kemampuan menghasilkan ide, memecahkan masalah sederhana, serta memahami konsep dasar seperti ukuran dan bentuk. Anak terlihat lebih aktif mencoba bentuk baru, bereksperimen, dan lebih antusias mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, plastisin dapat digunakan sebagai media yang efektif untuk menstimulasi kemampuan berpikir anak usia dini.
Copyrights © 2025