Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo dalam perencanaan pembangunan manusia berkelanjutan. Fokus kajian mencakup tantangan internal seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, kualitas data yang kurang optimal, dan terbatasnya koordinasi antarlembaga pemerintah daerah, serta tantangan eksternal seperti dinamika kebijakan nasional, kesenjangan sosial antar daerah, rendahnya partisipasi masyarakat, dan dampak kondisi perekonomian pascapandemi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa strategi Bappeda antara lain memperkuat kapasitas sumber daya manusia, mengintegrasikan sistem informasi, meningkatkan koordinasi, kolaborasi multisektoral, dan melaksanakan perencanaan berbasis bukti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi tersebut cukup efektif namun tetap memerlukan inovasi yang berkelanjutan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis kepada pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan manusia.
Copyrights © 2025