Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan aspek estetika, kreativitas, dan proses transformasi dalam penataan gerak, kostum serta properti Tari warak Dugder sebagai upaya memperkuat nilai budaya lokal dalam tradisi Dugderan di kota Semarang. Tari Warak Dugder yang menjadi ikon budaya Semarang memuat unsur-unsur visual dan simbolik yang merepresentasikan akulturasi masyarakat pesisir sehingga membutuhkan pemahaman agar penyajiannya mencerminkan nilai tradisi dan identitas lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi proses latihan, wawancara mengenai dasar penataan gerak serta makna kostum dan dokumentasi dari pertunjukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa estetika Tari warak Dugder terlihat melalui keselarasan pola gerak, perpaduan warna kostum dan penggunaan properti yang menonjolkan karakter Warak Ngendog. Kreativitas terlihat pada pengembangan variasi gerak, penyesuaian desain kostum serta pengolahan properti yang disusun sesuai kebutuhan panggung. Sinergi antara estetika, kreativitas, dan transformasi memperkuat identitas budaya Tari Warak Dugder serta menjadikannya media efektif dalam pewarisan nilai lokal kepada generasi muda.
Copyrights © 2025