Fenomena migrasi tenaga kerja tidak hanya memberikan dampak terhadap perekonomian, namun juga dapat memunculkan tantangan seperti migrasi ilegal, perdagangan manusia, eksploitasi tenaga kerja, dan ketidakharmonisan keluarga pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap migrasi aman serta memperkuat keharmonisan keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui kegiatan sosialisasi oleh BP3MI dan BKKBN di Desa Batu Kuta, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada calon PMI, keluarga PMI, dan purna PMI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai prosedur migrasi resmi dan risiko migrasi ilegal. Sebelum sosialisasi, sebagian besar peserta belum mengetahui jalur keberangkatan legal dan cenderung menganggap jalur non-prosedural lebih mudah. Setelah kegiatan, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran untuk berangkat secara resmi melalui BP3MI. Selain itu, sosialisasi BKKBN berhasil memperkuat pemahaman tentang komunikasi keluarga, kepercayaan pasangan, dan kesiapan emosional dalam menjaga keharmonisan rumah tangga PMI. Kolaborasi kedua lembaga ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran migrasi aman sekaligus meningkatkan ketahanan keluarga PMI, serta dapat menjadi model edukasi berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2025