Kabupaten Cilacap memiliki potensi jagung yang besar, termasuk di Kecamatan Jeruklegi. Namun, KWT Wanasri masih menghadapi keterbatasan alat produksi, rendahnya inovasi, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok melalui pendekatan pemberdayaan partisipatif. Kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, wawancara, FGD, pelatihan, dan pendampingan pada empat aspek: peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi olahan jagung, penguatan pemasaran, dan digitalisasi usaha. Hasil program menunjukkan peningkatan kompetensi pada 15 anggota, yaitu kemampuan produksi 45%, inovasi produk 80%, pemasaran 100%, dan pemanfaatan teknologi digital 93%. Anggota mampu menerapkan SOP produksi, menciptakan produk baru (Tortilla corn chip, Macorn, tepung jagung siap saji), serta memanfaatkan media sosial untuk promosi dan pencatatan usaha. Program ini efektif memperkuat kreativitas, daya saing, dan kemandirian ekonomi KWT Wanasri berbasis potensi lokal.
Copyrights © 2025