Stunting masih menjadi masalah gizi yang signifikan di Indonesia, salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting. Meskipun prevalensi nasional menurun, kasus stunting masih ditemukan di tingkat lokal seperti di wilayah kerja Puskesmas Pasir Putih, yang mengindikasikan adanya kesenjangan pengetahuan di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemenuhan gizi seimbang dan pencegahan stunting melalui program edukasi "CERDAS SEHAT". Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest pada 32 ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Pasir Putih, Depok. Intervensi dilakukan dengan pendekatan edukasi dari rumah ke rumah (door-to-door) menggunakan media leaflet. Analisis data untuk mengukur perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik setelah intervensi (p<0.05). Persentase responden dengan pengetahuan kategori 'baik' meningkat secara drastis dari 15,6% pada saat pre-test menjadi 81,3% pada saat post-test. Program edukasi "CERDAS SEHAT" terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting dan gizi seimbang. Peningkatan kesadaran ini diharapkan menjadi fondasi untuk perubahan perilaku positif dalam pemenuhan gizi anak, serta membuktikan bahwa metode edukasi langsung merupakan intervensi yang berharga.
Copyrights © 2025