Angka kematian maternal di Indonesia masih masuk dalam kategori tinggi bila dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Secara khusus di kecamatan GatakKabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, angka kematian maternal di tahun 2022 sebesar 3 kematian dari 628 kelahiran hidup, dan di bulan Juli 2023 sudah terdapat 2 kematian ibu terkait kehamilan. Upaya pencegahan primer telah dilakukan melalui penggunaan skrining keberadaan ibu hamil risiko tinggi dengan skoring Pudji Rochjati, dalam kegiatan SABU- SABU (Satu ibu hamil satu ibu kader). Meskipun demikian, dalam pengumpulan data dilakukan secara manual dan berjenjang membuat data terkumpul secara utuh dalam waktu satu bulan. Waktu satu bulan ini membuat keputusan penting untuk intervensi dini lebih lambat dilakukan. Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan aplikasi digital sederhana yang dapat dioperasikan oleh kader kesehatan, tetapi dapat terkoleksi oleh pengelola program kesehatan ibu dan anak di Puskesmas secara real time, sehingga keputusan intervensi yang dilakukan dapat dilakukan secara responsif. Di akhir kegiatan pengabdian telah tersusun aplikasi SI-Bulan (Sistem Informasi Ibu Hamil Lancar Bersalin). Aplikasi SI-Bulan sebagai alat bantu digital, dan waktu yang diperlukan untuk pelaporan bisa didapatkan saat itu juga.
Copyrights © 2025