Sebagian besar kotoran kambing di Desa Plupuh dibiarkan menumpuk tanpa diolah berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Gubug Mimpi merupakan inisiatif petani milenial di desa Ngrombo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen sebagai wadah pelatihan pertanian pedesaan swadaya. Kegiatan utamanya pelatihan pembibitan, penanaman, dan pembuatan pupuk kompos dari limbah kotoran kambing. Permasalahan utama Gubug Mimpi adalah bidang produksi yaitu mesin pengolahan limbah yang sudah tidak berjalan optimal dan seringnya muncul “kutu kebul” atau istilah latin Silverleaf whitefly pada musim tertentu. Bidang manajemen usaha pengelola masih berbasis konvensional dengan asas kekeluargaan. Bidang Pemasaran produk belum mengoptimalkan dan pemanfaatan teknologi informasi seperti aplikasi pemasaran online. Tujuan dari PKM ini adalah meningkatkan produksi pupuk organik berbahan dasar kotoran kambing dan memaksimalkan produksi sistem hidroponik, khususnya untuk tanaman bernilai ekonomi tinggi seperti blewah dan melon. Metode kegiatan PKM dibagi menjadi 5 bagian yaitu tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program dilaksanakan selama 8 bulan. Teknologi Tepat Guna untuk proses produksi melalui pembuatan alat screw conveyor-VSC untuk produktivitas pembuatan kotoran kambing dan steam generator untuk sterilisasi greenhouse. Pembentukan struktur organisasi untuk meningkatkan manajemen usaha dan pendampingan pemasaran dengan sosial media. Hasil yang diperoleh Penerapan teknologi tepat guna, penguatan organisasi, dan pelatihan pemasaran digital di Gubug Mimpi berhasil meningkatkan produksi pupuk organik hingga 70%, produktivitas tanaman hidroponik sebesar 50% dengan penurunan serangan kutu kebul 80%, memperbaiki efisiensi manajerial, serta memperluas akses pasar melalui media sosial dan platform e-commerce
Copyrights © 2025