Studi ini bermaksud untuk menganalisis efek profitabilitas dana likuiditas pada Kesehatan keuangan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di area Sulawesi. Kesehatan keuangan BPRS menjadi isu penting mengingat Lembaga ini berperan sebagai motor keuangan berbasis komunitas bagi sektor UMKM yang dalam dua tahun terakhir mengalami penurunan jumlah pelaku usaha menurut data BPS. Variabel yang diguanakn dalam penelitian ini meliputi BOPO, Cash Ratio, dan Financing to Deposit Ratio (FDR) sebagai indikator efisiensi dan likuiditas serta Return on Asset (ROA) sebagai indikator Kesehatan keuangan. Data yang digunakan pada studi ini adalah data panel yang dihimpun dari laporan keuangan BPRS di Sulawesi selama periode penelitian. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel. Hasil studi membuktikan bahwa BOPO memiliki efek negatif yang signifikan terhadap ROA, sementara Cash Ratio dan FDR tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional menjadi faktor utama yang menentukan tingkat Kesehatan keuangan BPRS. Adapun variabel likuiditas belum menunjukkan peran yang kuat dalam memengaruhi profitabilitas BPRS di wilayah Sulawesi. Studi ini ditargetkan menyumbang kontribusi bagi pengambil Keputusan manajemen BPRS serta menjadi rujukan bagi regulator dalam memperkuat stabilitas Lembaga keuangan syariah komunitas di Indonesia.
Copyrights © 2025