Indonesia tengah memasuki era Revolusi Industri 4.0 sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguasaan keterampilan abad ke-21 menjadi penting untuk mendukung daya saing global. Salah satu ketrampilan abad ke-21, yaitu kemampuan pemecahan masalah matematis. Namun, fakta menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis perserta didik masih dalam kategori mendasar. Oleh karena itu, inovasi dalam pembelajaran sangat penting untuk mendukung peningkatan kemampuan dalam memecahkan masalah matematis. Model CBL-STEM yang didasarkan pada video animasi menjadi salah satu alternatif untuk memperbaiki kemampuan dalam menyelesaikan masalah matematis. Tujuan dari studi ini adalah untuk menjelaskan usaha peningkatan keterampilan dalam menyelesaikan masalah matematis melalui penggunaan Challenge Based Learning (CBL) yang terintegrasi dengan konteks STEM yang berbasis pada video animasi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan analisis yang meliputi tiga tahap, yakni: (1) pengelompokan, (2) penggabungan, dan (3) penentuan. Temuan dari penyelidikan ini mengungkapkan bahwa model CBL mendorong terwujudnya pembelajaran yang bermakna dengan menghubungkan konteks STEM dengan aktivitas sehari-hari. Integrasi STEM education dan world problem dalam CBL melatih peserta didik dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Video animasi berperan sebagai media yang membantu memvisualisasikan ide utama dan materi pembelajaran sehingga memudahkan peserta didik dalam menganalisis menentukan strategi dan menyelesaikan masalah. Implementasi inovasi CBL-STEM yang berlandaskan video animasi memiliki kemungkinan untuk dikembangkan pada berbagai konsep dalam matematika.
Copyrights © 2026