Penelitian ini mengkaji pengaruh media mesin hitung penjumlahan terhadap kemampuan berhitung siswa, khususnya dalam menyelesaikan soal penjumlahan matematika. Latar belakang penelitian ini muncul dari rendahnya keterampilan numerasi dasar siswa kelas bawah, yang memerlukan media pembelajaran konkret dan menarik untuk mendukung pemahaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penggunaan media mesin hitung penjumlahan terhadap peningkatan keterampilan penjumlahan siswa. Penelitian ini menggunakan Desain Pra-Eksperimental dengan model pretest-posttest satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II di Sanggar Belajar Kampung Bharu Malaysia, yang berjumlah 8 orang, dan karena jumlahnya kecil maka seluruh populasi tersebut dijadikan sampel penelitian melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen pretest dan posttest, dan dianalisis melalui statistik deskriptif dan uji t sampel berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 4,50 pada pretest menjadi 12,00 pada posttest. Uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media mesin hitung penjumlahan berpengaruh terhadap kemampuan berhitung siswa kelas II, menjadikannya alat yang bermanfaat dalam pembelajaran matematika awal.
Copyrights © 2026