ABSTRACT Diarrhea in toddlers is the occurrence of loose or watery stools that occur more than three times a day. Diarrhea is generally caused by consuming food or drinks contaminated with viruses, bacteria, or parasites. This requires a collaborative effort from all community members, and the role of residents, especially mothers with toddlers, is crucial in addressing the problem. The objective of this activity is health education related to improving knowledge, attitudes, and skills in preventing, treating, and controlling diarrhea. Health education is provided using lecture and discussion methods, with pre- and post-tests. The target group is mothers with children at risk of diarrhea in RW IV, Cipacing Village. Results: The activity was attended by residents who participated in the health education, including mothers with toddlers and several Posyandu (Integrated Service Post) cadres. There was an increase in knowledge, attitudes, and skills before and after health education on the prevention, treatment, and control of diarrhea, with a score increase of 31.68%. The average pretest score was 3 (53.38%) and the average posttest score was 4-5 (85.06%). In conclusion, after the Health Education, knowledge, attitudes, and skills related to the prevention, treatment, and control of diarrhea increased in 16 respondents. With appropriate knowledge, attitudes, and skills in prevention, treatment, and control, mothers of toddlers and several Posyandu (Integrated Service Post) cadres are expected to contribute significantly to reducing the incidence of diarrhea in toddlers. Keywords: Toddlers, Diarrhea, Mothers of Toddlers, Health Education. ABSTRAK Diare pada balita adalah keluhan buang air besar encer atau berair yang terjadi lebih dari 3 kali dalam sehari. Diare umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasite, dimana hal tersebut memerlukan upaya bersama dari seluruh komponen komunitas, dan peran warga, khususnya ibu yang memiliki anak balita sangatlah penting dalam upaya untuk mengatatasi permasalahannya. Tujuan kegiatan adalah pendidikan kesehatan terkait peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam pencegahan, penanganan dan pengendalian diare. Pendidikan kesehatan diberikan dengan metode ceramah dan diskusi, pre test dan post test. Sasaran kegiatan adalah Ibu dengan anak risiko diare di RW IV Desa Cipacing. Hasil. Kegiatan di hadiri warga yang ikut dalam kegiatan pendidikan kesehatan yang merupakan ibu yang memiliki anak balita dan beberapa kader posyandu. Terdapat peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang pencegahan, penanganan dan pengendalian diare dengan peningkatan nilai sebesar 31,68 %. Dimana hasil nilai pretest rata-rata adalah 3 (53,38%) dan pada post test nilai rata – rata adalah 4-5 yaitu (85,06%). Kesimpulan, setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan, pengetahuan, sikap dan keterampilan terkait pencegahan, penanganan dan pengendalian diare pada 16 responden meningkat. Dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam pencegahan, penanganan dan pengendalian yang tepat, ibu balita dan bebera kader posyandu diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam mengurangi angka kejadian diare pada anak balita. Kata Kunci: Balita, Diare, Ibu Balita, Pendidikan Kesehatan.
Copyrights © 2026