Gejala kelelahan kerja ditandai dengan menurunnya kesiagaan dan gejalah subyektif berupa perasaan lelah. Perawat yang bekerja di rumah sakit berpotensi memiliki risiko bahaya kelelahan kerja. Menurut International Nursing Review tahun 2025, mengungkapkan bahwa perawat di seluruh dunia mengalami tingkat kelelahan kerja yang tinggi yaitu 33% perawat di seluruh dunia mengalami kelelahan kerja. Berdasarkan surveiĀ Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) tahun 2024, menunjukkan bahwa 50,9% perawat di Indonesia mengalami kelelahan kerja.Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap di RSUD Bangkinang kota. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 165 responden yang diambil menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kelelahan kerja perawat rawat inap di RSUD Bangkinang kota, dengan p value 0,003. Ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada perawat rawat inap RSUD Bangkinang kota, dengan p value 0,020.
Copyrights © 2025