Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang menyerang sendi dan dapat menurunkan kualitas hidup, terutama pada kelompok lanjut usia. Faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, lama menderita, dan penyakit penyerta menjadi aspek penting dalam menentukan kondisi klinis penderita RA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik penderita RA pada lansia di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada 1–3 Oktober 2025 dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian terdiri dari 51 responden yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden berusia 60–64 tahun (100%) dengan proporsi perempuan sebesar 80,4%, berpendidikan terakhir SD (43,1%), dan tidak bekerja (72,5%). Berdasarkan lama menderita, sebagian responden telah menderita RA selama 1–5 tahun (56,9%) dan memiliki penyakit penyerta (66,7%). Kesimpulan penelitian ini adalah penderita RA lansia di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa didominasi oleh kelompok usia lanjut awal dengan tingkat pendidikan rendah, sebagian besar tidak bekerja, telah menderita RA dalam jangka waktu menengah, dan memiliki penyakit penyerta. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan program deteksi dini RA pada lansia, memperkuat edukasi mengenai pengelolaan nyeri serta pencegahan komplikasi, dan mendorong keterlibatan keluarga dalam mendukung perawatan sehari-hari.
Copyrights © 2025