Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan alat diagnostik utama dalam menangani kasus Hernia Nucleus Pulposus (HNP) karena kemampuannya dalam visualisasi struktur tulang belakang dan jaringan lunak. Salah satu parameter penting dalam pencitraan MRI adalah Time Inversion (TI), yang berpengaruh terhadap Signal to Noise Ratio (SNR) dan kualitas gambar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi nilai TI (120 ms, 140 ms, dan 160 ms) terhadap SNR pada pemeriksaan MRI lumbal kasus HNP. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Tentara Tingkat II Kartika Husada Pontianak dengan 15 pasien sebagai sampel menggunakan sekuen T2 Short Tau Inversion Recovery (STIR) pada potongan sagital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TI 120 ms memberikan hasil optimal untuk SNR pada tiga area yang diukur: spinal chord, discuss, dan corpus. Nilai SNR tertinggi ditemukan pada TI 120 ms untuk ketiga area tersebut. Uji Anova menunjukkan perbedaan signifikan pada corpus (p < 0.05), sedangkan spinal chord dan discuss tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0.05). Berdasarkan hasil ini, TI 120 ms direkomendasikan sebagai parameter optimal untuk meningkatkan kualitas citra MRI pada kasus HNP. Penelitian ini diharapkan dapat membantu meningkatkan prosedur diagnostik MRI HNP di fasilitas kesehatan yang relevan.
Copyrights © 2025