Masa remaja ialah masa perubahan atau peralihan dari anak-anak ke masa dewasa yang meliputi perubahan biologis, perubahan psikologis. Pada periode ini terdapat risiko tinggi terjadinya kenakalan dan kekerasan pada remaja baik sebagai korban maupun sebagai pelaku dari tindakan kekerasan. Kekerasan ini disebut dengan bullying. Bullying di indonesia, baik di tingkat sekolah dasar, menengah maupun pergutuan tinggi, talah menjadi masalah yang merajalela. Untuk mengetahui hubungan verbal bullying dengan kesehatan mental remaja di SMPN-9 kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dan jenis pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 72 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara verbal bullying (P value = 0,000 atau P <0,05) dengan kesehatan mental remaja kelas VIII di SMPN-9 Kota Palangka Raya. Verbal bullying memiliki hubungan yang signifikan dengan kesehatan mental remaja. Tindakan bullying sering terjadi pada remaja karena di masa remaja sedang mengalami perkembangan emosi, sosial, psikis dan fisik dari masa anak-anak menuju dewasa. Maka dari itu pentingnya mengetahui kesehatan mental pada remaja yang merupakan korban bullying akan dapat membantu perkembangan kesehatan mentalnya di masa dewasa untuk mencapai masa depan yang lebih baik serta mencegah mereka untuk melakukan perilaku buruk yang tidak diinginkan.
Copyrights © 2025