Balita menjadi kelompok yang paling berisiko terkena infeksi ISPA karena balita menghabiskan waktunya lebih banyak di dalam rumah serta daya tahan tubuh balita masih lemah dibandingkan dengan orang dewasa lingkungan fisik rumah tempat keluarga berkumpul dan berlindung tidak sehat maka berisiko besar akan menimbulkan berbagai penyakit pada balita, salah satunya penyakit ISPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis hubungan antara faktor lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada balita di UPTD wilayah kerja Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 93 responden balita di UPTD wilayah kerja Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil uji chi-square yaitu didapatkan p value yaitu 0,01 atau tingkat signisikasi p<0,05, maka ha diterima sehingga ada hubungan faktor lingkungan rumah dengan kejadian ispa pada balita di Puskesmas Menteng kota Palangka Raya. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu menunjukan bahwa adanya hubungan antara faktor lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada balita di UPTD wilayah kerja Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya. Saran yang diberikan yaitu dapat memperkuat landasan teoritis tentang peran lingkungan rumah dalam penularan ISPA dan membuka jalan bagi pengembangan program intervensi yang lebih efektif dalam pencegahan penyakit pernapasan pada balita.
Copyrights © 2025