EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani
Vol 9 No 2: November 2025

Resiliensi Iman dalam Pembacaan Teologis Mazmur 46

Sirait, Rinto Francius (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

Crisis is an inevitable part of modern life. In the current context—marked by a global pandemic, geopolitical conflicts, natural disasters, and increasing mental stress—Christian faith is often subjected to tremendous shocks. Psalm 46 offers a profound and contextual perspective on how God's people can remain steadfast in their faith when the world seems shaken from various sides. This study aims to explore the theological meaning of Psalm 46 through biblical exegesis, contextual hermeneutics, and pastoral reflection. The results of this study indicate that this Psalm is not only a beautiful poem of comfort but also a solid and hopeful statement of faith. God is portrayed as a protector, a present ruler, and a source of calm amid chaos. These findings emphasize the importance of a deep and resilient Christian spirituality, especially in times of global challenges and uncertainty. This study also highlights the church's role as a community that fosters the serenity of faith and spiritual solidarity. It offers a profound reflection on the faith responses of Christians today. By employing a theological interpretation that draws on linguistics, literature, systematic theology, and pastoral studies, this article demonstrates that Psalm 46 is not only spiritually relevant but also socially and pastorally relevant.     Abstrak Krisis merupakan bagian tak terelakkan dari kehidupan manusia modern. Dalam konteks kekinian—yang ditandai oleh pandemi global, konflik geopolitik, bencana alam, dan meningkatnya tekanan mental—iman umat Kristen sering kali mengalami guncangan yang luar biasa. Mazmur 46 menawarkan perspektif yang mendalam dan kontekstual tentang bagaimana umat Tuhan dapat tetap teguh dalam iman ketika dunia tampak terguncang dari berbagai sisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna teologis Mazmur 46 melalui pendekatan eksegesis biblika, hermeneutika kontekstual, dan refleksi pastoral. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa Mazmur ini tidak hanya merupakan puisi penghiburan yang indah, melainkan juga pernyataan iman yang kokoh dan penuh pengharapan. Allah digambarkan sebagai pelindung, penguasa yang hadir, dan sumber ketenangan dalam kekacauan. Temuan ini menegaskan bahwa spiritualitas Kristen yang mendalam dan tangguh sangat diperlukan, khususnya dalam menghadapi zaman yang penuh tantangan dan ketidakpastian global. Studi ini juga menyoroti peran gereja sebagai komunitas yang memfasilitasi ketenangan iman dan solidaritas spiritual, serta refleksi mendalam terhadap respons iman umat Kristen masa kini. Dengan menggunakan pendekatan multidisipliner yang melibatkan aspek linguistik, sastra, teologi sistematika, dan studi pastoral, artikel ini membuktikan bahwa Mazmur 46 tidak hanya relevan secara spiritual, tetapi juga sosial dan pastoral.   ]

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

epigraphe

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences Other

Description

EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi yang berkaitan dengan pelayanan Kristiani, dengan nomor ISSN: 2579-9932 (online), ISSN: 2614-7203 (print), diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Torsina ...