Bakso menjadi salah satu jenis jajanan makanan yang dijajakan di lingkungan anak sekolah. Dalam indikator pemilihan makanan, anak-anak kurang memperhatikan tingkat keamanan dari jajanan sehingga dapat memicu terjadinya foodborne diseases. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cemaran bakteri pada jajanan bakso ikan yang dijajakan di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Sirimau dengan parameter uji ALT. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain deskriptif kuantitatif pendekatan experiment laboratory. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel dari 2 penjual. Sampel jajanan bakso ikan dianalisis dengan menghitung jumlah angka lempeng total (ALT) dengan metode cawan tuang menggunakan media nutrient agar. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil uji ALT koloni tertinggi pada kode sampel SB 2,1 × 108 koloni/g sedangkan hasil ALT sampel dengan kode SA 2,8 × 107koloni/g. Sehingga dapat disimpulkan kedua sampel tersebut tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan bakso ikan berdasarkan SNI 7266:2017 dengan parameter uji ALT batas maksimum bakteri yaitu 1,0 × 105 koloni/g.
Copyrights © 2025