Penelitian ini menganalisis efisiensi anggaran dan efektivitas Jogja Madrasah Digital (JMD) sebagai platform asesmen di MTsN 6 Sleman dan MAN 3 Sleman. Menggunakan mixed methods dengan studi kasus multisitus, data dikumpulkan melalui analisis dokumen, wawancara, survei berbasis Technology Acceptance Model kepada 18 guru, dan observasi. Hasil menunjukkan JMD menghasilkan penghematan operasional bersih (net saving) sebesar Rp 35 juta per tahun setelah dikurangi biaya platform dan internet. JMD efektif untuk asesmen pilihan ganda dengan tingkat penerimaan tinggi (rata-rata 3,32 dari 4,0; Cronbach’s Alpha 0,945), namun terbatas pada soal uraian, stabilitas server, dan aksesibilitas difabel netra. Implikasinya, JMD menjadi instrumen strategis untuk membuktikan efisiensi kinerja madrasah. Diperlukan pengembangan fitur, peningkatan stabilitas, dan aksesibilitas untuk meningkatkan ekuitas pendidikan.
Copyrights © 2025