Pasar kosmetik Indonesia berkembang pesat namun menghadapi tantangan persaingan global dan fluktuasi biaya produksi. Penelitian ini menganalisis pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan perputaran total aset terhadap profitabilitas perusahaan kosmetik yang terdaftar di BEI periode 2018–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data sekunder dari enam perusahaan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan 74,4% profitabilitas dipengaruhi oleh keempat variabel independen. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan, sementara pertumbuhan penjualan dan perputaran total aset berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Sebaliknya, struktur modal berpengaruh negatif signifikan. Kesimpulannya, penjualan tinggi dan efisiensi aset merupakan pendorong utama laba, sedangkan rasio utang tinggi menurunkan profitabilitas. Temuan ini menekankan pentingnya efisiensi aset, pertumbuhan penjualan berkelanjutan, dan manajemen struktur modal optimal bagi perusahaan kosmetik Indonesia.
Copyrights © 2025