Sumber daya manusia merupakan elemen strategis yang menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kinerja karyawan yang optimal berperan penting dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, dan motivasi terhadap kinerja karyawan pada lembaga Imam Syafi’i Brebes. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 55 responden yang merupakan karyawan aktif di lembaga tersebut. Teknik analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS dengan model analisis regresi linear berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t dan uji F untuk menguji signifikansi pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, dan motivasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, variabel gaya kepemimpinan dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan sedangkan kepuasan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Variabel kepemimpinan, kepuasan kerja, dan motivasi secara bersama-sama mampu menjelaskan 26,8% variasi dalam kinerja karyawan, sedangkan 73,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Di antara ketiga variabel yang diuji, kepuasan kerja merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perlu adanya peningkatan penguatan pada motivasi kerja dan gaya kepemimpinan serta pentingnya kepuasan kerja sebagai strategi peningkatan kinerja sumber daya manusia di lembaga pendidikan.